Abstract :
Corporate social responsibility merupakan tanggung jawab perusahaan
yang berhubungan dengan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. CSR pada
awalnya merupakan kegiatan sukarela tetapi sekarang telah menjadi kegiatan
wajib bagi perusahaan yang dalam aktivitasnya memanfaatkan potensi alam. CSR
menjadi kegiatan wajib karena banyak sekali perusahaan yang hanya
mementingkan keuntungan ekoniminya saja tanpa memperdulikan keadaan
lingkungan sekitarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris
mengenai pengaruh kepemilikan saham terhadap pengungkapan corporate social
responsibility pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) periode 2013-2017. Data dalam penelitian ini diambil dengan mengunakan
teknik porposive sampling dengan jumlah 70 sampel dari 14 perusahaan. Alat
analisis data yang digunakan adalah SPSS 24. Variabel dependen dalam penelitian
ini adalah corporate social responsibility. Variabel independen dalam penelitian
ini adalah kepemilikan manajerial, kepemilikan institusioanal, kepemilikan saham
publik, dan kepemilikan saham asing.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR. Kepemilikan
institusional dan kepemilikan saham publik berpengaruh positif dan signifikan
terhadap pengungkapan CSR, sedangkan kepemilikan saham asing tidak
berpengaruh terhadap pengungkapan CSR.
Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Saham Publik, Kepemilikan Saham Asing, dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility.