Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, aktivitas,
likuiditas, leverage dan arus kas terhadap financial distress. Rasio keuangan diukur
dengan return on asset, total asset turnover, current ratio, debt to equity ratio dan
arus kas operasi sedangkan financial distress diproksikan dengan earnings per
share.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pemilihan sampel
dalam penelitian ini adalah metode purpose sampling, yaitu pemilihan sampel
dengan kriteria yang telah ditentukan. Sampel yang digunakan sebanyak 35 dari 5
Perusahaan Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode
tahun 2011-2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier
berganda dengan menggunakan program SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on asset berpengaruh positif
terhadap financial distress karena semakin tinggi return on asset semakin dapat
meningkatkan kondisi financial distress, total asset turn over tidak berpengaruh
terhadap financial distress karena semakin tinggi total asset turn over semakin
efisiensi perusahaan dalam penggunaan aset, current ratio tidak berpengaruh
terhadap financial distress karena perusahaan memiliki kemampuan dalam
memenuhi kewajibannya, debt to equity ratio berpengaruh negatif terhadap
financial distress karena jumlah hutang yang diakumulasikan terhadap modal lebih
besar dalam memenuhi kewajiban jangka panjang dan arus kas tidak berpengaruh
terhadap financial distress karena jumlah arus kas operasi mengalami fluktuasi
pada besar kecilnya arus kas.
Kata kunci: Profitabilitas, Aktivitas, Likuiditas, Leverage, Arus Kas, Financial Distress