Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital,
kebijakan hutang, kebijakan investasi, kebijakan operasi dan risiko bisnis terhadap
reaksi pasar.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2013-2017. Sampel penelitian ini
diambil dengan menggunakan purposive sampling yaitu dengan 4 kriteria yang
telah ditentukan, maka diperoleh sampel sebanyak 87 perusahaan pertahun dengan
keseluruhan 435 firm years. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
regresi linear berganda dengan menggunakan progam SPSS 20.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intellectual capital yang
diproksikan dengan value added intellectual coefficient berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap reaksi pasar. Kebijakan hutang yang diproksikan dengan debt
to asset ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap reaksi pasar. Kebijakan
investasi yang diproksikan dengan ratio capital expendicture to book value assets
berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap reaksi pasar (MtBV). Kebijakan operasi yang diproksikan dengan total asset turnover berpengaruh positif dan
tidak signifikan terhadap reaksi pasar. Risiko bisnis yang diproksikan dengan koefisien variasi laba operasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap reaksi pasar.
Kata kunci: intellectual capital, kebijakan hutang, kebijakan investasi, kebijakan operasi, risiko bisnis, dan reaksi pasar