Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan dan
kebijakan dividen terhadap respon investor. Sampel dalam penelitian ini sebanyak
70 perusahaan yang diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling
dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode yang
di observasi adalah tahun 2015-2017. Metode analisis yang digunakan adalah
regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (a) CRO tidak
berpengaruh terhadap respon investor diduga karena investor lebih tertarik
melakukan analisis secara teknikal daripada fundamental yaitu dengan melihat
tren pasar. (b) ROE tidak berpengaruh terhadap respon investor diduga karena
investor lebih tertarik pada laba jangka pendek yaitu capital gain dibandingkan
dengan laba jangka panjang berupa dividen sehingga dalam mempertimbangkan
pembelian saham tidak memperhatikan ROE perusahaan akan tetapi mengikuti
tren yang terjadi di pasar. (c) TAT berpengaruh positif terhadap respon investor,
artinya semakin besar TAT itumencerminkan perusahaan mampu dalam
menghasilkan pendapatan sehingga perusahaan semakin mampu menghasilkan
laba. (d) DPR tidak berpengaruh terhadap respon investor diduga investor tidak
berfikir jangka panjang untuk rutin menerima dividen karena investor lebih
menginginkan laba jangka pendek berupa capital gain.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Kebijakan Dividen, Return Saham