Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh free cash flow (FCF),
kepemilikan institusional (KI), dan kepemilikan manajerial (KM) terhadap
kebijakan hutang (DER) berdasarkan laporan keuangan tahunan yang disusun oleh
perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Populasi dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode
purposive sampling pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) selama periode 2013-2017. Berdasarkan kriteria-kriteria yang
telah di tentukan dapat diperoleh total sampel sebanyak 11 perusahaan. Metode
analisis dari penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda
dengan menggunakan Program SPSS (Statistical Product and Service Solutions).
Hasil penelitian ini menggunakan uji kelayakan model (uji f) untuk
menunjukkan bahwa model penelitian layak digunakan. Dan uji hipotesis (uji t)
menunjukkkan bahwa free cash flow berpengaruh positif terhadap kebijakan
hutang dengan nilai t hitung sebesar 3.929 serta nilai signifikan 0,000.
Kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap kebijakan hutang dengan
nilai t hitung sebesar -4.905 serta nilai signifikan sebesar 0,000. Dan kepemilikan
manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang dengan nilai t hitung
sebesar 1.682 serta nilai signifikan sebesar 0.099.
Kata Kunci: free cash flow, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang