Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat kesehatan bank
terhadap respon investor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling
dengan sampel yang digunakan sebanyak 43 perusahaan perbankan yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan selama tahun 2013 ? 2017.
Teknik analisis data menggunakan analsis regresi linier berganda. Berdasarkan
hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Non Performing Loam tidak
berpengaruh terhadap respon investor, hal ini berarti para investor tidak
memperhatikan aspek Non Performing Loan karena tidak menyebabkan laba
menurun, (b) Good Corporate Governance tidak berpengaruh terhadap respon
investor, hal ini berarti Good Corporate Governance tidak dapat meyakinkan
investor akan tingkat pengembalian yang diharapkan, (c) Return On Assets
berpengaruh positif terhadap respon investor, hal ini berarti informasi Return On
Assets yang tinggi dapat memberikan keuntungan yang besar bagi para investor,
(d) Net Interest Margin tidak berpengaruh terhadap respon investor, hal ini berarti
tidak efisiennya perusahaan dalam mengeluarkan biaya sehingga membuat
investor tidak memperoleh return yang diharapkan, dan (e) Capital Adequecy
Ratio tidak berpengaruh terhadap respon investor, hal ini berarti tingginya Capital
Adequec Ratio yang dicapai bank tidak dapat mempengaruhi besarnya return
saham.
Kata kunci : Non Performing Loan, Good Corporate Governance, Return On Assets, Net Interest Margin, Capital Adequecy Ratio, Return Saham