Abstract :
Penelitian pada sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada periode 2014 ? 2017 ini, bertujuan untuk memprediksi perusahaan-
perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan beberapa
variabel independen yaitu leverage, likuiditas, profitabilitas dan ukuran
perusahaan.
Berdasarkan metode purposive sampling didapatkan 17 perusahaan yang
sesuai dengan kriteria, dengan kurun waktu empat tahun maka didapatkan 68
sampel pengamatan. Jenis data sekunder tersebut diperoleh dari laman website
Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan
analisis regresi logistik dengan program aplikasi pengolah data SPSS (Statistical
Package Social Sciences) versi 23.
Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa variabel leverage yang
diukur dengan debt to asset memiliki pengaruh signifikan yang positif terhadap financial distress, sedangkan variabel likuiditas yang diukur dengan current ratio dan profitabilitas yang diukur dengan return on equity tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress, disamping itu variabel ukuran perusahaan yang diukur dengan log total aset memiliki pengaruh signifikan yang negatif terhadap financial distress.
Kata Kunci : leverage, likuiditas, profitabilitas, ukuran perusahaan, financial distress