Abstract :
Keterandalan merupakan salah satu unsur informasi yang berkaitan dengan pengambilan
keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, pemerintah daerah dituntut untuk memperbaiki
sistem pencatatan dan pelaporan keuangan daerah agar informasi yang diperoleh andal.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kuealitas sumber daya manusia, pemanfaatan
teknologi informasi dan pengendalian intern terhadap keterandalan pelaporan keuangan daerah.
Populasi dalam penelitian ini adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Timur.
Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik
pengumpulan data menggunakan metode survei. Data yang digunakan adalah data primer
melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Metode pengambilan sampel menggunakan
metode purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 64 responden. Metode
analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda
dengan alat bantu aplikasi SPSS (Statistical Product and Services Solutions) versi 23.0. Hasil
dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif
terhadap keterandalan pelaporan keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh
positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan daerah dan pengendalian intern berpengaruh
positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan daerah. Hasil penelitian ini telah mendukung
semua hipotesis yang telah dirumuskan dalam penelitian ini.
Kata Kunci: kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, pengendalian intern, keterandalan pelaporan keuangan daerah