Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kinerja perusahaan dan free
cash flow terhadap kebijakan hutang. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan food
and bavarage yang terdaftar di BEI. Data untuk penelitian menggunakan data
sekunder berupa laporan keuangan.
Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, populasi dalam penelitian ini sejumlah 18
perusahaan selama periode 2013-2017. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan
teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria tertentu sehingga diperoleh
sejumlah 11 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier
berganda karena melibatkan lebih dari satu variabel bebas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif karena
menurut pecking order theory pilihan utama dalam menentukan keputusan pendanaan
yaitu menggunakan retained earning. Tangibility dan growth tidak berpengaruh
positif, hubungan positif tersebut menjelaskan apabila semakin besar asset tetap dan
pertumbuhannya maka semakin besar pula hutangnya. Risiko bisnis berpengaruh
positif, namun hubungan positif disini menjelaskan semakin tinggi risikonya maka
semakin rendah tingkat hutangnya dan sebaliknya. Likuiditas tidak berpengaruh
negatif karena jika likuiditas tinggi berarti memiliki kemampuan memenuhi
kewajiban jangka pendeknya dan menekan jumlah hutangnya, dan free cash flow
tidak berpengaruh negatif karena apabila mengendalikannya berlebihan maka hutang
akan dipilih sebagai sumber modal perusahaan sehingga dapat mengurangi konflik
keagenan.
Kata kunci : kinerja perusahaan, free cash flow dan kebijakan hutang