Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah
dan dana perimbangan terhadap belanja modal pada Kabupaten/Kota di Provinsi
Nusa Tenggara Timur.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dari penelitian ini
adalah 21 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data penelitian ini
diambil selama 6 periode yaitu antara tahun 2012-2017. Data dari penelitian ini
adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa
Tenggara Timur tahun 2012-2017. Metode analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi linear berganda yang perhitungannya menggunakan Statistical
Product and Service Solution (SPSS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah
berpengaruh signifikan terhadap belanja modal hal ini menunjukkan bahwa
pemerintah daerah menjalankan otonomi daerahnya secara efektif dengan
meningkatkan penghasilan yang berasal dari sumber daya daerah. Sedangkan dana
perimbangan tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal hal ini berarti
pemerintah daerah tidak bergantung terhadap bantuan keuangan yang berasal dari
pemerintah pusat.
Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Belanja Modal.