Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institutional,
komisaris independen, kompensasi eksekutif, profitabilitas terhadap earning
management. Dalam agency theory, masalah keagenan muncul karena adanya
perilaku oportunistik dari agent, yaitu perilaku manajemen untuk
memaksimumkan kesejahteraannya sendiri yang berlawanan dengan kepentingan
principal. Pilihan metode secara sengaja dipilih oleh manajemen yang dikenal
dengan istilah earning management.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian
ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada
tahun 2015-2017. Dalam penelitian ini, ditetapkan pengambilan sampel dengan
menggunakan purposive sampling, diperoleh sebanyak 69 sampel. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan
menggunakan program SPSS versi 20.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen dan
profitabilitas berpengaruh negative terhadap earning management. Sedangkan
kepemilikan institusional dan kompensasi eksekutif tidak berpengaruh terhadap
earning management.
Kata kunci: Earning Management, Kepemilikan Institutional, Komisaris Independen, Kompensasi Eksekutif, Profitabilitas