Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio keuangan dalam
memprediksi financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia selama periode tahun 2013 sampai dengan 2017.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik purposive
sampling atau sampel bertujuan dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 40
perusahaan Manufaktur yang terdiri dari 20 perusahaan yang mengalami distress dan
20 perusahaan tidak mengalami distress dengan total keseluruhan 200 sampel. Objek
dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
analisis regresi logistik, uji kelayakan model (hosmer and lemeshow test), menilai
keseluruhan model (interation history and model summary), uji koefisien determinasi
(Nagelkerke R Square), uji tabel klasifikasi (classification table) dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa current ratio, debt to asset dan
perputaran total aktiva berpengaruh negatif terhadap financial distress sedangkan
debt to asset, return on asset dan return on equity berpengaruh positif terhadap
financial distress. Selanjutnya quick ratio, profit margin dan perputaran persediaan
tidak berpengaruh terhadap financial distress.
Kata kunci: Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, Aktivitas, dan Financial Distress