Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel fundamental dan
makro ekonomi terhadap return saham syariah. Variabel fundamental diproksi
dengan Total Asset Turnover, Return On Equity, dan Debt to Equity Ratio.
Sedangkan variabel makro ekonomi diproksi dengan tingkat suku bunga dan
inflasi. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan Jakarta Islamic Index yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014 - 2016 serta dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Total asset turnover tidak
berpengaruh terhadap return saham syariah. Informasi aktivitas penjualan bukan
merupakan pertimbangan investor dalam menentukan pilihan investasi. (b) Return
on equity berpengaruh positif terhadap return saham syariah. Laba yang tinggi
dapat meningkatkan kesejahteraan para pemegang saham melalui return yang
diberikan perusahaan. (c) Debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap return
saham syariah. Investor tidak memperhatikan darimana modal perusahaan berasal.
(d) Tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham syariah. Kondisi
keuangan perusahaan menjamin return yang akan diperoleh investor, sehingga
investor tidak mengalihkan investasinya dari saham ke deposito. (e) Inflasi
berpengaruh positif terhadap return saham syariah. Inflasi yang tinggi akan
membuat investor menghindari konsumsi yang berlebihan dan mengalihkan
dananya pada investasi saham.
Kata Kunci : Total Asset Turnover, Return On Equity, Debt to Equity Ratio, Tingkat Suku Bunga, Inflasi, Return Saham Syariah