Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan dan kinerja
lingkungan terhadap return saham. Kinerja keuangan meliputi rasio profitabilitas
yang diproksikan sebagai return on equity, rasio likuiditas yang diproksikan
sebagai current ratio, rasio solvabilitas yang diproksikan sebagai debt to equity
ratio, dan rasio nilai pasar yang diproksikan sebagai earning per share, serta
kinerja lingkungan yang diproksikan sebagai PROPER (Program Penilaian
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri
dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode
2014-2016. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive
sampling yaitu dengan berdasarkan 4 kriteria yang telah ditentukan maka
diperoleh sampel sebanyak 32 perusahaan dengan keseluruhan 96 firm years.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi
berganda.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dua variabel berpengaruh positif
terhadap return saham, yaitu return on equity (ROE) dan earning per share
(EPS). Sedangkan tiga variabel lain tidak berpengaruh positif terhadap return
saham, yaitu current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), dan PROPER.
Artinya, para investor lebih memandang penting pada rasio profitabilitas dan rasio
nilai pasar untuk memprediksikan return saham. Sedangkan rasio likuiditas, rasio
solvabilitas, dan kinerja lingkungan tidak dapat memprediksikan return saham,
karena tidak berkaitan dengan keuntungan perusahaan yang dapat mempengaruhi return saham.
Kata kunci: ROE, CR, DER, EPS, PROPER dan return saham