Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh
corporate risk, sales growth, dan capital intensity terhadap kinerja keuangan pada
perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun
2016 - 2020.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan
data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda.
Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan food and beverage dengan
periode waktu 5 tahun (2016-2020) dengan sampel sebanyak 27 perusahaan food
and beverage, namun setelah dilakukan purposive sampling maka objek penelitian
yang berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel sebanyak 9
perusahaan food and beverage dengan periode waktu lima tahun (2016-2020).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate risk berpengaruh signifikan
terhadap kinerja keuangan karena corporate risk mencerminkan suatu kegagalan
perusahaan yang akan mengakibatkan kerugian yang tidak terduga serta
mencerminkan ketidakberhasilan manajemen dalam memastikan pengembalian
modal kepada perusahaan. Sedangkan sales growth tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja keuangan karena biaya penjualan tidak mampu menutupi biaya
produksi sehingga kinerja keuangan yang diharapkan tidak tercapai. Dan capital
intensity tidak berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, maka dapat
disimpulkan bahwa semakin tinggi pendanaan yang dikeluarkan untuk aktivitas
perusahaan maka semakin berkurangnya keuntungan bisnis yang akan didapatkan