Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, jumlah uang beredar,
dan suku bunga terhadap harga saham, khususnya saham bluechip yang terdaftar dalam
Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini secara khusus meneliti saham
bluechip yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018
hingga 2020. Data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber, antara lain Bursa
Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model kausal komparatif
untuk mengetahui hubungan sebab akibat antar variabel. Sampel dikumpulkan dengan
metode purposive sampling, yaitu model penentuan sampel berdasarkan kriteria yang
telah ditentukan. Diperoleh sebanyak 145 sampel dari 27 perusahaan yang sahamnya
terdaftar dalam Indeks LQ45. Namun, data tersebut tidak berdistribusi normal, sehingga
perlu dilakukan penghilangan data Outlier. Jumlah data dalam penelitian ini menjadi 75
data dengan mengeluarkan 70 data Outlier. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 26.
Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel inflasi berpengaruh tidak signifikan
terhadap harga saham. Sedangkan, jumlah uang beredar dan suku bunga memiliki
pengaruh positif signifikan terhadap harga saham.