Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan
sebelum dan saat pandemi covid-19 pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia pada dua tahun sebelum pandemi yaitu tahun 2017 dan tahun
2018 serta dua tahun selama pandemi yaitu tahun 2019 dan tahun 2020 dengan
jumlah populasi sebanyak 30 perusahaan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan
komparatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode non
probability sampling dengan menggunakan jenis sampel jenuh, dimana dibentuk
secara homogen dengan dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan, sehingga
diperoleh sebanyak 15 perusahaan manufaktur tahun 2017-2020. Teknik analisis
penelitian data kuantitatif dengan perolehan data sekunder dari laporan keuangan
perusahaan yang menggunakan program aplikasi SPSS versi 20.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang diproksikan
dengan current ratio, rasio leverage yang diproksikan dengan debt to asset ratio
dan rasio profitabilitas yang diproksikan dengan return on assets sebelum dan saat
pandemi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan
manufaktur. Hal ini disebabkan karena perusahaan manufaktur selama pandemi
telah maksimal dalam mengelola aktiva sehingga selama pandemi perusahaan
manufaktur dapat memenuhi kewajiban perusahaan dengan baik, serta dapat
menghasilkan keuntungan meskipun mengalami penurunan.