Abstract :
Perusahaan farmasi merupakan perusahaan bisnis yang memiliki banyak
manfaat untuk beberapa pihak, baik bagi masyarakat maupun institusi seperti rumah
sakit, klinik, dan lain sebagainya, karena perusahaan farmasi memproduksi obatobatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal ini mendorong investor untuk
berinvestasi pada perusahaan farmasi. Dalam mengambil keputusan investasi
terdapat hal-hal yang harus dipertimbangkan, salah satunya harga saham. Naik
turunnya harga saham dapat dipengaruhi oleh profitabilitas dan likuiditas
perusahaan, serta faktor luar seperti tingkat suku bunga.
Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian
menguji keterkaitan antara harga saham sebagai variabel terikat dengan
profitabilitas yang diproksikan oleh ROE, likuiditas yang diproksikan oleh CR, dan
tingkat suku bunga sebagai variabel bebas. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
periode 2017-2021.
Hasil penelitian menemukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif
signifikan terhadap harga saham, likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap
harga saham. Sedangkan, tingkat suku bunga berpengaruh negatif tidak signifikan
terhadap harga saham. Sebaiknya perusahaan farmasi supaya perlu
mempertimbangkan profitabilitas dan likuiditas perusahaan sehingga dapat
menarik calon investor untuk mendapatkan tambahan modal. Perusahaan tidak
perlu mengkhawatirkan tingkat suku bunga karena dalam penelitian ini tingkat suku
bunga memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap harga saham.