Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi human capital dan
pembelajaran organisasi dalam memediasi pengaruh knowledge management
terhadap kinerja perguruan tinggi. Berdasarkan studi teoritis dan empiris, maka
penelitian ini mengembangkan model terhadap variabel yang diamati, yang
selanjutnya diuji dengan menggunakan pemodelan persamaan struktural (SEM)
pendekatan WarpPLS dengan bantuan software WarpPLSversion 6.0. Data
dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terhadap pejabat struktural pada
perguruan tinggi terpilih yaitu Rektor/Ketua; Wakil Rektor/Wakil Ketua; Dekan,
Ketua Program Studi; Kepala Badan Penjaminan Mutu; Kepala Lembaga
Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Data yang terkumpul sebanyak 70
responden, merupakan sampel jenuh dari populasi yang terdiri dari 7 perguruan
tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa human capital dan pembelajaran
organisasi merupakan variabel mediasi sebagian (partial mediation) pengaruh
knowledge management terhadap kinerja perguruan tinggi dengan kontribusi
mutlak pembelajaran organisasi yang lebih besar dibandingkan dengan human
capital, artinya apabila perguruan tinggi ingin meningkatkan kinerjanya harus
dimulai dari pelaksanaan knowledge management yang baik dengan lebih
memberikan perhatian pada pembelajaran organisasi. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa teori RBV dan KBV juga berlaku pada perguruan tinggi,
bahwa apabila dosen-dosen dapat menampilkan karyanya yang unik dan susah ditiru serta perguruan tinggi dapat mengelola sumber daya dengan baik akan dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan sehingga kinerja perguruan tinggi juga akan terus meningkat. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting terhadap teori dan praktis terkait pengelolaan sumber daya manusia dan kinerja perguruan tinggi.
Kata kunci: knowledge management, human capital, pembelajaran organisasi, kinerja perguruan tinggi.