Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas (CR),
profitabilitas (ROA), leverage (DER) dan arus kas operasi (AKO) terhadap
financial distress dengan ukuran perusahaan (SIZE) sebagai variabel moderasi pada
perusahaan sektor consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) tahun 2018 sampai 2022.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data penelitian yang
digunakan adalah data sekunder. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling. Dari metode tersebut diperoleh
sebanyak 35 sampel perusahaan dengan total 175 data observasi. Teknik analisis
data menggunakan analisis regresi berganda dengan metode Moderate Regression
Analysis (MRA). Data dalam penelitian ini diolah dengan aplikasi Statistical
Package for Social Sciences (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) likuiditas berpengaruh positif
terhadap financial distress (2) profitabilitas berpengaruh positif terhadap financial
distress (3) leverage tidak berpengaruh terhadap financial distress (4) arus kas
operasi tidak berpengaruh terhadap financial distress (5) ukuran perusahaan mampu
memoderasi memperlemah pengaruh likuiditas terhadap financial distress (6)
ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap
financial distress (7) ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh
leverage terhadap financial distress (8) ukuran perusahaan mampu memoderasi
memperkuat pengaruh arus kas operasi terhadap financial distress