Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, opini
auditor, kepemilikan institusional, leverage, dan jenis industri terhadap audit delay.
Profitabilitas diukur dengan menggunakan return on asset ratio, sedangkan opini
auditor diukur menggunakan variabel dummy, kepemilikan institusional
menggunakan rumus kepemilikan instistusional, leverage diukur menggunakan
debt to equity ratio, dan jenis industri diukur berdasarkan variabel dummy.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian
ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu pemilihan
sampel dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan metode
purposive sampling tersebut didapatkan sebanyak 180 sampel dari 45 perusahaan
yang masuk dalam indeks lq45 yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama
tahun 2017-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier
berganda dengan menggunakan program SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, opini audit,
kepemilikan institusional, leverage, dan jenis industri tidak berpengaruh terhadap
audit delay