Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh
kepemilikan manajerial, free cash flow, collateralizable asset, profitabilitas dan
likuiditas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2022. Kepemilikan manajerial
diproksikan dengan KM, free cash flow diproksikan dengan FCF, collateralizable
asset diproksikan dengan COLLAS, profitabilitas diproksikan dengan ROA,
likuiditas diproksikan dengan CR, dan kebijakan dividen diproksikan dengan DPR.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian
ini diperoleh dengan metode purposive sampling, dan diperoleh 141 sampel dari 47
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022.
Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data
laporan tahunan dan laporan keuangan selama periode 2020-2022. Analisis data
yang digunakan adalah regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial
berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen, free cash flow berpengaruh positif
terhadap kebijakan dividen, collateralizable asset tidak berpengaruh terhadap
kebijakan dividen, profitabilitas berpengaruh positif terhadap kebijakan
dividen,dan likuiditas berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen