Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh modal kerja, profitabilitas,
dan pertumbuhan penjualan terhadap pengungkapan Corporate Social
Responsibility (CSR). Modal kerja diukur menggunakan asset lancar dibagi kewajiban lancar, profitabilitas diukur dengan Return On Equity (ROE),
pertumbuhan penjualan diukur menggunakan rasio pertumubuhan penjualan
periode sekarang dengan periode sebelunya, sedangkan CSR diukur menggunakan
pengungkapan pada setiap masing2 perusahaan dibagi dengan total item
pengungkapan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah
perusahaan sektor food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI). Proses pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu
pemilihan sampel berdasarkan kriteria yang ditentukan. Sehingga didapatkan
sampel sebanyak 17 perusahaan. Data yang diambil yakni periode tahun 2019 ?
2022. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier
Berganda dengan menggunaka program SPSS versi 27.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel modal kerja, profitabilitas,
dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap CSR. Ketiga variabel
independen tersebut yakni modal kerja, profitabilitas, dan pertumbuhan penjualan
tidak berpengaruh secara langsung terhadap pengungkapan CSR karena variabel
tersebut memiliki fokus yang berbeda didalam perusahaan. Perusahaan akan tetap
mengungkapkan tanggung jawab sosial, lingkungan, dan ekonomi nya karena
penting untuk membangun reputasi, citra perusahaan, memenangkan kepercayaan
pelanggan, dan menjaga keberlanjutan jangka panjang.