Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas aset yang diukur dengan non performing loan, tingkat efisiensi yang diukur dengan biaya
operasional pendapatan operasional, dan likuiditas yang diukur dengan loan to
deposit ratio terhadap rasio kecukupan modal yang diukur dengan capital
adequacy ratio.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian
ini terdiri dari 234 bank perkreditan rakyat di Jawa Barat yang terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan. Proses pengambilan sampel menggunakan purposive sampling,
yaitu pemilihan sampel dengan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan
metode purposive sampling didapatkan sampel sejumlah 216 perusahaan. Data
penelitian diambil selama 3 tahun, yaitu tahun 2020-2022, sehingga diperoleh 648
data yang diolah. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi
linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa non performing loan berpengaruh
positif terhadap capital adequacy ratio, dan loan to deposit ratio berpengaruh
negatif terhadap capital adequacy ratio. Sedangkan biaya operasional pendapatan
operasional tidak berpengaruh terhadap capital adequacy ratio.