Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis
pengaruh tingkat suku bunga dan kinerja keuangan terhadap harga saham
perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tingkat suku bunga
yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat suku bunga tahunan atau ratarata suku bunga dalam satu tahun, sedangkan kinerja keuangan perusahaan diukur
menggunakan CR, QR, ROA, ROE, NPM, dan EPS.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Explanatory Research, dengan
metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan energi yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode
purposive sampling dan memperoleh sampel sebanyak 25, dengan total tahun
penelitian adalah 4 tahun yaitu 2019-2020 sehingga memperoleh total data
sebanyak 100 data, karena adanya data outlier, total data yang digunakan dalam
penelitian ini menjadi 96 data. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan
menggunakan teknik analisis regeresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) TSB tidak berpengaruh
terhadap harga saham perusahaaan, hal ini disebabkan investor telah melakukan
diversifikasi portofolio serta adanya gejolak ekonomi global; (b) CR tidak
berpengaruh terhadap harga saham perusahaan, disebabkan investor tidak terlalu
mempertimbangkan CR dalam menentukan keputusan untuk berinvestasi; (c) QR
tidak berpengaruh terhadap harga saham perusahaan, yang disebabkan investor
lebih mempertimbangkan faktor lain serta menganggap QR kurang relevan untuk
digunakan; (d) ROA berpengaruh positif terhadapa harga saham perusahaan,
menunjukkan semakin tinggi nilai ROA maka akan menyebabkan tingginya harga
saham perusahaan; (e) ROE tidak berpengaruh tergadap harga saham perusahaan,
disebabkan karena ROE tidak dijadikan satu-satunya indikator pertimbangan
dalam mengambil keputusan pada saat berinvestasi dipasar modal; (f) NPM
berpengaruh positif terhadap harga saham perusahaan, semakin tinggi nilai NPM
maka akan menyebabkan tingginya harga saham perusahaan; (g) EPS tidak
berpengaruh terhadap harga saham perusahaan, yangt disebabkan karena investor
cenderung lebih fokus pada keuntungan jangka pendek.