Abstract :
Penderita diabetes melitus rentan mengalami ulkus diabetes melitus. Ulkus diabetik merupakan suatu ulserasi kronis yang terjadi pada kaki pasien diabetes melitus. Ulkus diabetikum pada kaki sering menjadi pintu gerbang masuknya bakteri yang meliputi bakteri Gram positif dan negatif aerob yang menyebar cepat dan dapat menyebabkan kerusakan berat pada jaringan.Bakteri yang paling sering tumbuh yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aerogenosa. Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dengan disertai abses bernanah dan Pseudomonas aerogenosa belakangan ini sering menjadi penyebab infeksi oportunistik dan infeksi nosokomial pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aerogenosa pada ulkus pedis diabetes melitus untuk selanjutnya dapat ditangani dengan tindakan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tekhnik pengambilan sampelnya menggunakan metode non-probability sampling dengan jenis Purposive sampling. Penelitian dilakukan terhadap 8 responden ulkus pedis diabetes melitus, dari 8 sampel yang diperiksa terdapat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus sebanyak 100 % dan tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri Pseudomonas aerogenosa. Jadi dari 8 sampel yang diperiksa semua sampel menunjukan adanya pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada ulkus pedis diabetes melitus.
Kata kunci : Ulkus DM, Infeksi, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aerogenosa.