DETAIL DOCUMENT
UJI BANDING ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis Linn), DAUN SELEDRI (Apium graveolens L) DAN HERBA SURUHAN (Peperomia pellucida L) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT TIKUS PUTIH JANTAN
Total View This Week1
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
DEVI, MEGA SINTA
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2020-04-07 04:38:24 
Abstract :
Daun tempuyung, daun seledri dan herba suruhan telah terbukti memiliki aktivitas antihiperurisemia tetapi perbandingan aktivitas ketiga tanaman tersebut belum pernah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antihiperurisemia ekstrak etanol daun tempuyung, daun seledri dan herba suruhan. Hewan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 kontrol negatif (CMC 1%), kelompok 2 sebagai kontrol positif (Allopurinol), kelompok 3 sebagai uji ekstrak etanol daun tempuyung, kelompok 4 sebagai uji ekstrak etanol daun seledri, kelompok 5 uji ekstrak etanol herba suruhan. Penginduksi yang digunakan adalah kalium oksonat. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan induksi kalium oksonat dapat diketahui bahwa ekstrak etanol herba suruhan memiliki aktivitas paling potensial dan mampu menurunkan hingga kadar rata-rata 3,49 mg/dL dengan presentase efektivitas 98,69% sedangkan daun tempuyung dan daun seledri hanya mampu menurunkan asam urat hingga kadar rata-rata masingmasing 4,01mg/dL dan 4,79 dengan presentase efektivitas 82,77% dan 58,36%. Kata kunci : Antihiperurisemia, daun tempuyung, daun seledri, herba suruhan 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA