Abstract :
ABSTRAK
Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan mikroorganisme berupa cacing usus yang sering menginfeksi manusia karena tidak memerlukan hospes perantara untuk meneruskan siklus hidupnya. Indonesia sebagai negara beriklim tropis mempunyai tingkat kelembaban yang sangat tinggi, hal ini mengakibatkan tingginya prevalensi kecacingan di Indonesia yaitu sebesar 45%-65%. Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisa adanya infeksi STH pada siswa di SDN Torjun 4.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang dipakai adalah telur, larva dan cacing Soil Transmitted Helminth. Sampel diambil di SDN Torjun 4 kelas 2, 3 dan 4 sebanyak 30 sampel. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengapungan (flotasi) dengan prinsip sampel diemulsikan kedalam NaCl jenuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian positif terinfeksi Soil Transmitted Helminth (23,3%) dan negatif sebanyak (76,7%). Sehingga dapat disimpulkan angka positif infeksi STH pada siswa di SDN Torjun 4 sebanyak 7 terjadi infeksi dan 23 tidak terjadi infeksi.
Infeksi kecacingan dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri, menjaga agar lingkungan tetap sehat dan mengkonsumsi obat cacing.