DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERDAYAAN GERAKAN BERSAMA REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT KRONIS: DIABETES MELITUS (Di Desa Sobih Dusun Glugur Kabupaten Bangkalan)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
AULIA, NADIA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2021-11-05 02:15:07 
Abstract :
ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) merupakan kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat tubuh mengalami gangguan dalam mengontrol kadar gula darah. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh sekresi hormon insulin tidak adekuat atau fungsi insulin terganggu. Remaja dikatakan Agent of change sebagai karakter perubahan dalam pemberdayaan upaya pencegahan Diabetes Melitus. Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 10 remaja didapatkan dari 10 remaja tidak memiliki pengalaman belajar tentang Diabetes Melitus, 2 remaja tidak begitu peduli mengenai pentingnya mencegah penyakit kronis Diabetes Melitus, 5 remaja memiliki pengetahuan kurang tentang Diabetes Melitus dan 3 remaja memiliki pemahaman tentang pencegahan Dabetes Melitus cukup. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi Pengaruh Pemberdayaan Gerakan Bersama Remaja Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kronis: Diabetes Melitus. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperiment Desain dengan pendekatan pre post test with Control Group Design. Jumlah sampel 10 kelompok perlakuan, 10 kelompok kontrol. Kriteria yang diambil yaitu Keluarga yang memiliki ramaja usia 15-20 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability sampling dengan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dan Mann whitney. Hasil penelitian setelah diberikan perlakuan didapatkan hasil uji wilcoxon p- value 0,008(p <0,05) dapat disimpulkan ada upaya pencegahan penyakit kronis diabetes mellitus. Pada kelompok control, hasil uji wilcoxon p- value 0,043 (p <0,05) dapat disimpulkan tidak ada pengaruh upaya pencegahan penyakit kronis diabetes mellitus. Hasil uji Mann Whitney p-value 0,015 (p <0,05) sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan upaya pencegahan penyakit kronis diabetes mellitus antara antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini diharapkan dapat di gunakan sebagai informasi dalam melakukan penelitian selanjutnya yaitu tentang pemberdayaan gerakan bersama remaja dalam upaya pencegahan penyakit kronis: diabetes melitus supaya adanya remaja dapat menciptakan perilaku positif dan sehat pada remaja dalam upaya pencegahan Diabetes Melitus. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura