Abstract :
Abstrak
Imunisasi dasar merupakan proses kekebalan tubuh pada bayi, namun ada
beberapa faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar seperti
pengalaman, budaya, sosial dan pengetahuan. Berdasarkan studi pendahuluan yang
dilakukan pada bayi usia 12-24 bulan dengan 10 bayi didapatkan 60% tidak di
imunisasi lengkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengalaman,
sosial budaya, dan pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan
imunisasi dasar. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi 37 dengan sampel 37 keluarga dengan bayi usia 12-24 bulan. Teknik
pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik Total
Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Uji statistik
menggunakan uji Spearman Rank dengan (a=0.05). Penelitian ini telah diuji etik
oleh tim KEPK STIKes Ngudia Husada Madura Hasil penelitian menunjukan
berdasarkan uji statistic Spearman Rank dengan hasil uji (p=0,000) < (a=0.05). ada
hubungan pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar. Hasil uji statistic
Spearman Rank dengan hasil uji (p=0,000) < (a=0.05). ada hubungan pengalaman
dengan pengetahuan. Hasil uji statistic Spearman Rank dengan hasil uji (p=0,000)
< (a=0.05). ada hubungan budaya dengan pengetahuan. Diharapkan pelayanan
kesehatan bisa membuat program supaya masyarakat mengerti dan mau melakukan
imunisasi dasar tepat waktu. Serta masyarakat menyadari dan bisa ikut serta untuk
melakukan imunisasi terhadap anaknya.