Abstract :
Krim pemutih wajah adalah campuran bahan kimia yang bisa memutihkan
sekaligus menyamarkan noda hitam. merkuri adalah bahan kimia karsiogenik
(penyebab kanker) pada manusia dan dapat menyebabkan kerusakan ginjal apabila
digunakan jangka panjang dalam krim pemutih. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui kandungan merkuri pada produk krim pemutih wajah yang dijual di
Kota Bangkalan. Persyaratan merkuri (Hg) Menurut Peraturan Pengawas Obat dan
Makanan Republik Indonesia mulai tahun 2011 tidak lebih dari (1 ppm)
Desain Penelitian yang digunakan ialah analisa kualitatif dengan pendekatan
laboratorium memakai larutan KI 0,5 dengan populasi sampel dari beberapa toko di
kota Bangkalan. Sampel yang digunakan yaitu 10 sampel krim pemutih wajah.
Sampel diambil menggunakan tekhnik random sampling. Penelitian dilakukan di
Laboratorium STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil yang didapatkan dari 10 sampel menggunakan larutan KI 0,5 N dengan
uji kualitatif menunjukkan 1 (10%) sampel positif mengandung merkuri dan 9
(90%) sampel negative tidak mengandung merkuri.
Konsumen harus berhati-hati dalam membeli dan menggunakan suatu produk
kosmetik sebaiknya pilih produk yang sudah BPOM atau izin dari Depkes RI.