Abstract :
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat
penting bagi kehidupan manusia serta untuk memajukan kesejahteraan umum,
sehingga air merupakan modal dasar dan faktor utama pembangunan. Kebutuhan
air sangat kompleks, atara lain untuk minum, masak, mandi, mencuci dan
sebagainya air juga dapat menjadi medium pembawa mikroorganisme patogenik
yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga untuk mencegah penyebar penyakit
melalui air perlu dilakukan kontrol terhadap populasi air.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan
populasi sampel dari beberapa toilet umum di kecamatan Bangkalan. Sampel
yang digunakan yaitu 17 sampel air toilet umum. Sampel diambil menggunakan
total sampling. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi STIKes
Ngudia Husada Madura dengan metode tuang menggunakan media Potato
Dextrose Agar (PDA).
Hasil yang didapatkan dari penelitian secara mikroskopis dengan jumlah
sampel 17 ditemukan sebanyak 4 sampel air toilet umum yang positif jamur dan
sebanyak 13 sampel air toilet umum negatif. Faktor yang menyebabkan
tumbuhnya jamur pada air toilet umum adalah pembersihan yang tidak
sering,tidak menggunakan disinfektan pada saat membersihan toilet, air yang
diam ditampung dalam bak air, dan tidak adanya tempat sampah. Pencegahan
terhadap pertumbuhan jamur pada air toilet umum dapat dilakukan menjaga
kebersihan lingkungan tersedinya tempat sampah ditoilet umum.