Abstract :
ABSTRAK
Onychomycosis merupakan infeksi jamur pada kuku yang disebabkan oleh jamur dermatofita,non-dermatofita dan yeast, Onychomycosis menyebabkan kerusakan pada kuku mengalami penebalan, rapuh dan mudah hancur. Faktor penyebab kuku terinfeksi adalah penjual ikan sering kontak langsung dengan air dalam waktu yang lama, tidak menggunakan sarung tangan saat bekerja, tidak mencuci tangan menggunakan sabun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya infeksi jamur Trichophyton sp, Aspergillus sp, Candida albicans dan Rhizopus sp pada kuku penjual ikan di pasar Bangkalan.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan desain penelitian menggunakan cross sectional. Variabel pada penelitian ini adalah jamur pada kuku penjual ikan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel yang digunakan 32 sampel dari total populasi 35 responden. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini dengan jumlah sampel 32 menunjukkan kuku yang terinfeksi jamur Trichophyton sp, berjumlah 8 sampel dengan persentase 25%, Aspergillus sp sebanyak 9 sampel dengan persentase 28%, Candida albicans 0% dan Rhizopus sp sebanyak 6 sampel dengan persentase 18%.
Hasil penelitian ini terdapat jamur Trichophyton sp, Aspergillus sp, dan Rhizopus sp pada kuku penjual ikan di pasar Bangkalan. Pencegahan onychomycosis pada penjual ikan dapat dilakukan dengan menggunakan sarung tangan saat bekerja, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga personal hygiene.