Abstract :
ABSTRAK
Jahe adalah salah satu rempah yang banyak digemari oleh masyarakat karena banyak manfaat di dalamnya. Jahe berasal dari tumbuhan yang tumbuh di dalam tanah sehingga penyimpanan jahe pada kondisi yang tidak terkontrol dengan baik akan menyebabkan hadirnya mikroorganisme terutama jamur Aspergillus sp. Jamur Aspergillus sp menghasilkan senyawa metabolit sekunder dalam bentuk mikotoksin, antara lain alfatoksin. Alfatoksin pada bahan pangan dapat menyebabkan keracunan.
Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik penelitian metode tuang. Sampel yang digunakan yaitu 10 sampel. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi STIKES Ngudia Husada Madura dari bulan Oktober 2020 - Juni 2021.
Hasil penelitian didapatkan dari 10 sampel serbuk jahe 5 sampel positif jamur Aspergillus sp, dan 5 sampel positif Rhizopus dan penicillium sp. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pertumbuhan jamur Aspergillus sp pada5 serbuk jahe, dan 5 sampel lainnya positif Rhizopus dan Penicillium sp pada serbuk jahe yang dijual di online shop.