Abstract :
ABSTRAK
DMPA dapat menyebabkan peningkatan lipofis atau hidrolisis. Kemudian
jumlah asam lemak bebas yang banyak tersebut dibawa ke hati, menyebabkan
peningkatan sintesis trigliserida dan sekresi VLDL. Pada keadaan resistensi insulin
VLDL menjadi meningkat pada sirkulasi dan dapat menyebabkan meningkatnya
Low Density Lipoprotein (LDL), LDL sebagian besar terbentuk dari VLDL. Tujuan
dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh pemakaian KB suntik (DMPA)
terhadap kadar Low Density Lipoprotein (LDL).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan
pendekatan cross sectional. Tehnik yang digunakan purposive sampling pada
populasi sebanyak 60 responden dan sampel sebanyak 24 responden pada wanita
yang menggunakan KB Suntik DMPA di Ponkesdes Fariyah.S.ST.
Hasil yang didapatkan dari 24 sampel menunjukkan sebanyak 12 sampel
(50%) penggunaan KB suntik DMPA diatas 3 tahun memiliki kadar LDLKolesterol
lebih tinggi dibandingkan dengan 12 sampel (50%) penggunaan KB
suntik DMPA diatas 5 tahun. Hasil uji statistika yang dilakukan dengan uji
Independent Samples Test didapatkan nilai signifikan 0,793 (p ? 0,05) sehingga
dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaaan kadar LDL-Kolesterol pada
penggunaan KB suntik lebih dari 3 tahun dan lebih dari 5 tahun. Bagi wanita yang
menggunakan KB Suntik DMPA disarankan untuk lebih sering melakukan
pemeriksaan kadar LDL sehingga dapat diketahui kadar LDL yang ada didalam
darah.