Abstract :
ABSTRAK
Imunisasi merupakan suatu usaha untuk menimbulkan kekebalan kepada seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Di masa pandemi Covid-19, cakupan imunisasi dasar di desa Tanah Merah Dajah wilayah kerja Puskesmas Tanah Merah mengalami penurunan yang sangat signifikan yakni 14,29%. Penyebab terjadinya penurunan cakupan imunisasi sangat erat berkaitan dengan persepsi orang tua selaku aktor utama dalam memberikan imunisasi pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar bayi usia 9-12 bulan di masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen penelitian ini adalah persepsi orang tua terkait pelaksanaan imunisasi sedangkan variable dependen yakni kelengkapan imunisasi. Populasi penelitian yakni orang tua (ibu) yang memberikan imunisasi dasar pada bayi usia 9-12 bulan sebanyak 49 orang.Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 39 orang kemudian hasilnya dianalisa secara deskriptif dan korelasi menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan orang tua yang memberikan imunisasi dasar lengkap kepada bayi usia 9-12 bulan sebanyak 11 orang dan 28 orang tidak memberikan secara lengkap. Adapun persepsi kerentanan, keseriusan, hambatan, manfaat dan cues to action orang tua mayoritas bersifat negatif. Analisis Chi Square menunjukkan ada hubungan antara persepsi orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar di masa pandemi pada desa Tanah Merah Dajah dengan nilai p value= 0,000. Persepsi positif orang tua seperti menganggap adanya manfaat imunisasi untuk anak mereka akan mempengaruhi kelengkapan imunisasi.
Diharapkan bagi praktisi kesehatan berupaya untuk merubah persepsi masyarakat terkait pelaksanaan imunisasi di masa pandemi Covid-19.