Abstract :
Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan kontrasepsi yang
dipakai dala jangka 2 tahun lebih efektif dan efesien untuk tujuan pemakain
menjarangkan kehamilan lebih dari 3 tahun atau sudah tidak ingin menambah
anak lagi. Berdasarkan data puskesmas sukolilo di peroleh data KB paska
bersalin sebesar 288, dari data tersebut di bagi menjadi KB jangka pedek
75% dan MKJP 25%, dari target SPM 60%, tujuan penelitian ini adalah
untuk mencari hubungan anatara variabel dependen dengan variabel indepen.
Penelitian ini menggunakan survey analitik cross Sectional. Variabel
Independen dalam penelitian ini adalah sosial budaya, tingkat kecemasn dan
pelayanan kesehatan, sedangkan Dependen adalah penggunaan MKJP. Pada
37 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling
Pengumpulan data dilakukan dengan data primer yaitu melakukan secara
wawancara kuesioner, data diolah menggukan uji Rank Sperman.
Hasil penelitian Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji
Rank Sperman. diperoleh nilai probabilitas 0.00 < alpha (0.05) yang artinya
ada hubungan yang signifikan antara soaial budaya dengan penggunaan
MKJP di puskesmas Sukolilo Kabupaten Bangkalan. Sedangkan pada tingkat
kecemasana di dapatkan nilai probabilitas 0,01 < alpha (0.05) artinya ada
hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan penggunaan
MKJP di puskesmas Sukolilo Kabupaten Bangkalan. Serta pada pelayanan
kesehatan di dapatkan nilai probabilitas 0,00 < alpha (0.05) artinya ada
hubungan yang signifikan antara pelayanan Kesehatan dengan penggunaan
MKJP di puskesmas Sukolilo Kabupaten Bangkalan.
Saran pada penelitian ini adalah perlu di lakukan pendekatan pada
masyrakat tentang manfaat MKJP dan di lakukan safari, serta melakukan
kerja sama antara lintas program dan lintas sector untuk meningkatkan
penggunaan MKJP.