DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN PENINGKATAN BERAT BADAN ANTARA AKSEPTOR KB SUNTIK 1 BULAN (CYLOFEM) DENGAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN (Depo Medroksi Progesterone Asetat/DMPA) DI BPS JARIYAH Amd, Keb TUNJUNG BURNEH KABUPATEN BANGKALAN
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Alchoini, Alda Muharromah
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-11-10 07:05:11 
Abstract :
ABSTRAK Penggunaan kontrasepsi KB suntik 1 bulan dan KB suntik 3 bulan dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti berat badan bertambah. Menurut data penelitian di BPS Jariyah akseptor KB suntik 3 bulan 25 orang dan 1 bulan sebanyak 25 orang pada bulan September-Desember 2020. Akseptor KB suntik 1 bulan yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 16 orang dan akseptor kb suntik 3 bulan yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 18 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan peningkatan berat badan antara akseptor KB suntik 1 bulan dan akseptor KB suntik 3 bulan. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. variabel independen perbedaan peningkatan berat badan pada akseptor kb suntik 1 bulan dan akseptor kb suntik 3 bulan, dependent peningkatan berat badan. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan buku register KB. Populasi dan sampel penelitian ini adalah Akseptor KB suntik 1 bulan dan Akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan di BPS Jariyah Amd, Keb Burneh Bangkalan dengan jumlah populasi 56 responden, sampel sebanyak 50 Akseptor, Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini sudah di uji etik oleh tim KEPK STIKes Ngudia Ngudia Husada Madura. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang lama penggunaan KB >1 tahun dengan peningkatan berat badan tinggi sejumlah 12 (52,2%). Berdasarkan uji statistic Cross sectionsl diperoleh nilai p = 0,036 berarti nilai p = < α (0,05 disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan peningkatan berat badan anatar akseptor KB Suntik 1 bulan (Cyclofem) dengan akseptor KB suntik 3 bulan (DMPA). Untuk Tenaga Kesehatan diharapkan mampu memberikan informasi yang jelas pada Akseptor KB Suntik 1 bulan dan 3 bulan mengenai efek samping yang terjadi pada Akseptor KB. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura