Abstract :
ABSTRAK
BOR adalah presentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu. Nilai BOR di RSUD Waru Pamekasan pada masa pandemi COVID-19 masih belum mencapai nilai ideal yang ditentukan yaitu 60-85%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya Bed Occupancy Ratio pada masa pandemi COVID-19.
Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Cara pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Beberapa faktor permasalahan yang terjadi dapat diketahui melalui 5M yaitu Man, Material, Machine, Money dan Method. Pada faktor man, yaitu kurang disiplinnya petugas dalam pengumpulan sensus harian rawat inap. Pada faktor material, yaitu masih kurang tersedianya sarana dan prasana di RSUD Waru Pamekasan. pada faktor machine pengisian sensus dilakukan secara manual dan pelaporan BOR menggunakan microsoft excel. Faktor money, tidak ada kendala dalam pemenuhan anggaran. Dan pada faktor method tidak terdapat SOP khusus terkait perhitungan BOR padamasa pandemi COVD-19.
Berdasarkan hasil penelitian, adapun saran yang diusulkan yaitu, Melakukan evaluasi terhadap angka BOR yang rendah terkait pelayanan yang diberikan dalam periode tertentu, Penyesuain penggunaan tempat tidur agar lebih efektif dan efisien, petugas lebih disiplin dalam pengumpulan sensus harian rawat inap dan harus dilakukan setiap hari sesuai ketentuan yang ditetapkan, rumah sakit lebih meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal dan memuaskan.