Abstract :
ABSTRAK
Hygiene menstruasi merupakan komponen hygiene perorangan yang memegang peran penting dalam menentukan status kesehatan reproduksi, terhindar dari infeksi. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan masih rendahnya pengetahuan remaja putri (60%) tentang hygiene mestruasi yang baik. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan pengetahuan remaja putri tentang hygiene menstruasi sebelum dan sesudah di berikan pendidikan kesehatan.
Penelitian ini menggunakan quasy-eksperiment. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 responden remaja putri dengan sampel 18 menggunakan tekhnik probability simple random sampling. Variabel independen yaitu pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual, variabel dependen yaitu pengetahuan remaja putri tentang hygiene menstruasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Menggunakan analisa data Uji Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil penelitian didapatkan p value (0.023) < ? (0.05) artinya ada perbedaan hygiene menstruasi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual, hasil uji penelitian didapatkan p value (0.083) < ? (0.05) artinya tidak ada perbedaan hygiene menstruasi sebelum dan sesudah diberikan lefleat, hasil uji didapatkan p value (0.040) < ? (0.05) artinya ada pengaruh pengetahuan remaja putri tentang hygiene menstruasi sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual dan media leaflet.
Peneliti mengaharapkan bagi tenaga kesehatan menggunakan media audio visual sebagai salah satu referensi untuk mengajarkan remaja putri tentang hygiene menstruasi.