DETAIL DOCUMENT
STUDI KOMPARATIF ANTARA PIJAT PUNGGUNG DAN PIJAT ENDORPHIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM SECTIO CAESAREA (Studi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn Sampang)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
SA’ADAH, SA’ADAH
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-09-20 07:34:19 
Abstract :
ABSTRAK Pada persalinan tindakan Sectio Caesarea seringkali ibu tidak dapat menyusui bayinya pada jam pertama setelah bayi lahir, terutama jika ibu diberikan anastesi umum. Kondisi luka operasi dibagian perut membuat proses menyusui sedikit terhambat. Hasil studi pendahuluan didapatkan bahwa 5 responden ASI tidak keluar, 4 responden ASI tidak lancar, dan 1 responden ASI lancar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masih ada ibu postpartum SC yang mengalami ketidaklancaran produksi ASI. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kelancaran produksi ASI ibu postpartum SC sesudah dilakukan pijat punggung dan pijat endorphin. Metode penelitian ini adalah Quasy Experiment pretest posttest with control grup desain. Variabel independen pijat punggung dan pijat endorphin sedangkan variabel dependen kelancaran produksi ASI. Jumlah populasinya 37 responden, jumlah sampel 20 Ibu Postpartum SC. Teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan ? (0,05). Penelitian ini telah di lakukan uji kelaikan Etik oleh KEPK RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang No.445/561/434.203.100/2022. Hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon menunjukkan ada perbedaan kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan pijat punggung dengan p-value 0,02 < 0,05, serta ada perbedaan kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan pijat endorphin dengan p-value 0,0083 < 0,05. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney didapatkan hasil sebesar p-value 0,276 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas antara intervensi pijat punggung dan pijat endorphin terhadap kelancaran produksi ASI. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pelayanan mengenai kelancaran produksi ASI dengan mengajarkan teknik pijat punggung dan pijat endorphin sebagai terapi tambahan untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura