Abstract :
Hipertensi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan angka kesakitan (morbidibitas) dan angka kematian (mortilitas). Berdasarkan studi pendahuluan dengan melakukan pemeriksaan terhadap 10 responden didapatkan hasil 6 responden dengan hipertensi stage 1 (60%). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pola makan dengan hipertensi pada lansia.
Penelitian ini menggunakan survei analitik korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independen pada penelitian ini adalah pola makan dan variabel dependen pada penelitian ini adalah hipertensi. Jumlah populasi sebanyak 45 lansia dengan sampel 40 lansia menggunakan tekhnik simpel random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner FFQ (Food Frekuensi Quisioner) dan lembar observasi untuk mengukur tekanan darah. Analisa data menggunakan Sprearman Rank dengan ?: 0.05. nomer uji etik 1261/KEPK/STIKES-NHM/EC/V/2022.
Hasil penelitian didapatkan hampir setengah lansia memiliki pola makan yang buruk yaitu sebanyak 19 lansia dengan frekuensi (47.5%). Sebagian besar lansia mengalami hipertensi stage 2 sebanyak 21 lansia dengan frekuensi (52.5) Hasil uji statistik spearman rank correlation didapatkan hasil P-Value: 0.000