Abstract :
ABSTRAK
Asam urat merupakan penyakit yang disebabkan peningkatan kadar asam
urat dalam system metabolisme, prevalensi angka kejadian asam urat pada jawa
timur sebesar 17% terjadi pada lansia usia kurang lebih umur 60 tahun berdasarkan
penyakit sendi tertinggi yaitu sekitar (67,51%). Jenis sampel yang digunakan untuk
pemeriksaan asam urat pada umumnya menggunakan serum dan dapat juga plasma
EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar asam urat
mengganakan sampel serum dan plasma EDTA pada mahasiswa analis kesehatan.
Jenis metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain penelitian
komparasi. Variabel penelitian ini adalah kadar asam urat menggunakan sampel
serum dan plasma EDTA. Sampel yang digunakan yaitu 15 sampel dengan total
populasi 82 responden. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi klinik
STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata kadar asam urat pada sampel serum
adalah 2,98 mg/dl dan rata-rata kadar asam urat pada plasma EDTA adalah 4,00
mg/dl. Data hasil penelitian di uji menggunakan independen T- test menunjukkan
bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan kadar asam urat
menggunakan sampel serum dan sampel plasma EDTA dengan nilai signifikan ?
0,05.