Abstract :
ABSTRAK
Kue bolu kukus merupakan kue berbahan dasar tepung terigu dengan
bahan tambahan lainnya berupa telur, gula pasir, bahan pelembut, dan air soda
bening yang kemudian dimatangkan dengan cara dikukus, bolu kukus ini
bertahan hingga 2-3 hari. Kue bolu kukus ini didapatkan dari 20 penjual bolu
kukus di Arosbaya. Jamur adalah mikroorganisme yang termasuk golongan
eukariotik dan tidak termasuk golongan tumbuhan. Jamur dapat menyebabkan
terjadinya infeksi pada manusia. Jenis jamur yang sering mengkontaminasi
makanan dan biasa ditemukan di udara antara lain Aspergilus sp. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi jamur pada bolu kukus yang
dijual di Arosbaya.
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif obsevasi. Variabel
pada penelitian ini adalah jamur pada bolu kukus yang dijual di Arosbaya.
Populasi dalam penelitian ini adalah bolu kukus dengan 20 penjual yang
berbeda yang dijual di Arosbaya. Sampel yang didapat dari 20 penjual di
Arosbaya yaitu sebanyak 20 bolu kukus. Teknik pada penelitian ini
menggunakan metode pengenceran dan sampel diuji dengan penanaman pada
mediaSabouraud Dextrose Agar (SDA) dan diamati dengan menggunakan
mikroskop perbesaran 40x.
Hasil penelitian yang didapatkan dari 20 sampel bolu kukus yaitu 7
sampel positif terkontaminasi jamur Aspergillus sp, 3 sampel terkontaminasi
jamur Sacharomyces, 1 sampel terkontaminasi Penicillium, 2 sampel
terkontaminasi jamur Rizhopus sp, 3 sampel terkontaminasi jamur Aspergillus
sp dan Sacharomyces, 3 sampel terkontaminasi jamur Rizhopus sp dan
Sacharomyces, 1 sampel terkontaminasi jamur Penicillium dan Sacharomyces.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pertumbuhan jamur
Aspergillus sp, Sacharomyces, Penicillium dan Rizhopus sppada bolu kukus
yang dijual di Arosbaya.