Abstract :
Kolesterol terjadi pada tubuh seseorang yang memiliki berat badan obesitas,
perokok, tidak melakukan aktifitas fisik dan penderita diabetes mellitus. Tujuan
penelitian ini untuk mengidentifikasi kadar kolesterol pada perokok aktif di Desa
Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel 23 orang menggunakan
sampel serum pada perokok aktif yang telah dilakukan penelitian pada bulan Juli 2022
bertempat di Laboratorium patologi klinik Analis Kesehatan STIKes Ngudia Husada
Madura.
Penelitian ini mendapatkan hasil tertinggi 241.3 mg/dl dan hasil terendah 98.6
mg/dl.seseorang yang memiliki kebiasaan merokok dapat menyebabkan peningkatan
kadar kolesterol. Kolesterol tinggi dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu
kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat (memiliki kadar lemak jenuh yang
tinggi) seperti kuning telur, mentega, keju, santan, dan lainnya, kurang berolah raga
atau kurang beraktivitas, kebiasaan merokok, terlalu banyak mengkonsumsi minuman
beralkohol, obesitas, memiliki penyakit tertantu seperti hipertensi, diabetes mellitus,
selain itu juga disebabkan oleh pertambahan usia (lansia), untuk mencegah hal tersebut
lansia direkomendasikan untuk mengurangi konsumsi rokok serta dapat memperbaiki
pola hidup menjadi lebih sehat agar dapat dilakukan pencegahan terhadap peningkatan
kadar kolesterol, hal ini bisa dilakukan metode hypnotherapy agar berhenti merokok
dan menerapkan hidup sehat