Abstract :
Jamur Tinea unguium adalah infeksi pada lempeng kuku yang di
sebabkan oleh jamur dematofita, kondisi umum yang dimulai dengan bintik
atau kuning dibawah ujung kuku tangan atau kuku jari kaki. Infeksi jamur yang
parah dapat menyebabkan kuku menghitam, menebal, dan hancur di tepi.
Infeksi ini dapat mempengaruhi beberapa kuku tetapi biasanya tidak semua
kuku dapat terinfeksi. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi adanya jamur dermatofita penyebab infeksi Tinea unguium
pada kuku kaki petani.
Penelitian ini dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis.
Penelitian ini menggunakan 28 sampel kerokan kuku kaki petani dengan
tekhnik purposive sampling yang dilakukan dengan secara sengaja menetapkan
ciri-ciri khusus sesuai kriteria yang telah ditentukan, penelitian ini dilakukan di
Laboratorium Mikrobiologi STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 28 sampel kerokan
kuku kaki yang positif infeksi Tinea unguium 8 positif Trichophyton sp dengan
presentase 27% dan 4 positif jamur Epidermophyton dengan presentase 14%
pada kuku kaki petani di Desa Duwak Rajeh.
Hasil penelitian tersebut didasarkan pada hasil pengamatan mikroskopis
adanya hifa halus berwarna transparan yang menunjukkan Trichophyton sp
sedangkan adanya Epidermophyton ditunjukkan dengan makrokonidia
berbentuk cerutu, dengan demikian masyarakat diharapkan untuk selalu
menjaga dan memperhatikankebiasaan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat
dengan cara memperhatikan personal hygine pada kuku kaki saat sebelum dan
sesudah bekerja. Contohnya seperti mencuci kaki dengan air mengalir dan
sabun sehingga dapat mengurangi resiko terkena jamur.