Abstract :
Temper tantrums adalah ledakan amarah dan kekesalan juga dapat terjadi terhadapsiapasaja.Tempertantrumslazimnyaterjadipadaanak-anakprasekolah.Haliniberhubungan dengan tingkat kecerdasan emosional pada anak usia prasekolah.Hasil studi pendahuluan 15anak menunjukkan bahwa 4(26,7%) mengalami tempertantrumsrendahdengan kecerdasanemosionaltinggidan11(73,3%)yangmengaIami temper tantrums tinggi dengan kecerdasan emosional rendah. Tujuandari penelitian ini yaituuntuk menganalisis hubungan antara temper tantrumsdengan kecerdasan emosional pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK/PAUDAnnaHusadaKabupatenBangkalan
Desainpeneitianiniadalahdesainanalisisdenganpendekatancrosssectional.Variabelbebasnyaadalahtempertantrumsdanvariabelterikatnyaadalahkecerdasanemosional.Populasiterdiridari60anaknyadengansampel52responden menggunakan metode simple random sampling. Alat yang digunakanadalahkuesionertantrumdankuesionerkecerdasanemosional.Ujistatistikyangdigunakanadalah uji rank spearman.
Hasilpenelitianmenunjukkanbahwasebagianbesaranakmengalamitempertantrums tinggi sebanyak 29(55,8%) dan rendah sebanyak 23(44,2%), kecerdasanemosional tinggi sebanyak 13(25,0%) dan rendah sebanyak 39(25,0%). Hasil ujistatisticdenganujispearmanrankdidapatkanhasilp-value(0,000)(0,05)makahaditerimaartinyaadahubuganantaratempertantrumsdengankecerdasanemosionalpadaanak usiaprasekolah (3-6tahun).
Menurut hasil penelitian diatas untuk mengatasi temper tantrums pada anakdisarankanagarorangtuaatauinstansipendidikandapatmeningkatkanataumelatih kecerdasan emosional pada anak dengan mengontrol emosi dan mengenaliemosi dirisendiri untuk menahan amarah pada anak agar tidak memicu timbulnyatempertantrums.