Abstract :
Persalinan merupakan proses membuka dan menipisnya serviks dan janin
turun kedalam jalan lahir kemudian berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup
bulan atau hampir cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan. Berdasarkan
studi pendahuluan diperoleh sebanyak 80% ibu mengalami kecemasan dan 20%
tidak mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan tingkat
kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan
sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Polindes Desa Jatra Timur Wilayah
Puskesmas Banyuates, Kabupaten Sampang.
Desain penelitian adalah penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan
pretest postest one group desain. Variabel independent yaitu penyuluhan, variabel
dependent yaitu Tingkat kecemasan ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan
SAP dan Kuesioner (HRS-A). Populasi yang tercatat dalam data Polindes
Banyuates pada satu bulan terakhir (Desember) 41 ibu hamil primigravida
trimester III, sedangkan sampel sebanyak 37 orang. Tempat penelitian di Polindes
Desa Jatra Timur Kecamatan Banyuates pada April-Mei tahun 2023. Alat
pengumpulan data menggunakan Kuesioner (HRS-A). Uji statistik yang
digunakan adalah uji T Paired test .
Tingkat kecemasan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar
adalah sedang (54,1%) sedangkan tingkat kecemasan sesudah diberikan
penyuluhan sebagian besar adalah ringan (75,7%). Berdasarkan hasil uji statistik T
Paired test didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,000<
0,05), dengan demikian Ho ditolak H1 diterima yang artinya ada perbedaan
tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi
persalinan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Polindes Desa Jatra
Timur Wilayah Puskesmas Banyuates, Kabupaten Sampang.
Diharapkan bidan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat secara
rutin tentang bagaimana menghadapi persalinan sehingga ibu hamil tidak
merasakan kecemasan yang berlebihan.