Abstract :
Trigger finger adalah gangguan umum yang sering terjadi dan ditandai dimana
jari-jari yang dibengkokkan tidak dapat diluruskan kembali serta berhubungan
dengan disfungsi dan nyeri yang disebabkan penebalan pada suatu tendon fleksor,
dalam kombinasi dengan adanya dengan adanya penebalan didalam selubung
tendon pada tempat yang sama. Seseorangg dengan trigger finger dapat
mengganggu aktivitas kegiatan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui penatalaksanaan Ultrasound dan terapi latihan active reisited exercise
pada pasien trigger finger. Metode penelitian yang digunakan dalam menyusun
Karya Tulis Ilmiah ini adalah pengkajian, diagnose, anamnesis, dan intervensi.
Metode penatalaksanaan yang digunaankan yaitu Ultrasound dan terapi latihan
active resisted exercise yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan
active daily living (ADL) dan dapat mengurangi nyeri. Hasil yang didapatkan
setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali pada tanggal 28 Februari 2023 hingga 24
Maret 2023 dengan diagnosa trigger finger deganmodalitas Ultrasound dan terapi
latihan active resisted exercise terdapat adanya penurunan nyeri dan menambah
peningkatan Active daily living (ADL). Disarankan kepada orang terdekat atau
keluarga pasien untuk selalu membantu padien dalam melakukan latihan saat
dirumah ataupun sedang dalam waktu
senggang secara rutin