Abstract :
Perawatan pasien stroke dimulai sejak dalam perawatan di rumah sakit
hingga setelah selesai dirawat. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan di RSU
Anna Medika Kabupaten Bangkalan di dapatkan hasil sebanyak 8 (80%) orang
yang tidak tahu tentang pengetahuan dalam perawatan pasien stroke. 1 (10%)
orang cukup mengetahui tentang pengetahuan dalam perawatan pasien stroke. 1
(10%) orang mengetahui dengan baik tentang pengetahuan dalam perawatan
pasien stroke. Tujuan penelitian mengidentifikasi Gambaran pengetahuan
Keluarga dalam Perawatan Pasien Stroke di wilayah kerja RSU ANNA Medika
Madura.
Penelitian ini deskriptif, dengan variabel Pengetahuan keluarga dalam
perawatan pasien Stroke. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 responden di Poli
Syaraf RSU Anna Medika menggunakan teknik proportional random sampling
dan menggunakan kuisioner Pengetahuan keluarga dalam perawatan pasien
Stroke
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hampir setengah dari responden
berpengetahuan kurang sebanyak 13 orang dengan presentase (34,3%)
Berdasarkan observasi yang dilakukan salah satu faktor yang mempengaruhi
pengetahuan keluarga dalam perawatan pasien stroke yaitu usia dan pendidikan.
Berdasarkan hasil diatas disarankan Perawat pelaksana
melakukan proses edukasi secara lebih intensif tidak hanya pada pasien akan
tetapi pada keluarganya. Edukasi didasarkan pada SAP (satuan acara penyuluhan)
yang detail dan disertai metode dan media yang tepat berupa leaflet yang khusus
perawatan pasien stroke dirumah.